Senin, 07 November 2011

6 November 2011

Minggu, 6 NOVEMBER 2011
Mat 25:1-13

"Apabila Anak Manusia datang sebagai Tuhan, keadaannya seperti dalam perumpamaan ini: Sepuluh gadis pengiring pengantin masing-masing mengambil pelita, lalu pergi menyambut pengantin laki-laki.  2 Lima orang dari mereka bodoh, dan lima yang lainnya bijaksana.  3 Kelima gadis yang bodoh membawa pelita, tetapi tidak membawa minyak persediaan.  4 Kelima gadis yang bijaksana membawa pelita bersama-sama dengan minyak persediaan.  5 Pengantin laki-laki itu datang terlambat, jadi gadis-gadis itu mulai mengantuk lalu tertidur.  6 Tengah malam, barulah terdengar suara teriakan, 'Pengantin laki-laki datang! Mari sambut dia!'  7 Sepuluh gadis itu bangun, dan memasang pelita mereka.  8 Gadis-gadis yang bodoh itu berkata kepada yang bijaksana, 'Berikanlah minyakmu sedikit kepada kami, sebab pelita kami sudah mau padam.'  9 'Tidak bisa!' jawab anak-anak gadis yang bijaksana itu, 'sebab nanti kita semua tidak punya cukup minyak. Pergilah beli di toko.'  10 Maka gadis-gadis yang bodoh itu pergi membeli minyak. Sementara mereka pergi, tibalah pengantin laki-laki. Kelima gadis yang sudah siap itu masuk bersama-sama dengan pengantin laki-laki ke tempat pesta, dan pintu pun ditutup!  11 Kemudian gadis-gadis yang lainnya itu tiba. Mereka berseru, 'Tuan, Tuan, bukakan pintu untuk kami.'  12 Tetapi pengantin laki-laki itu menjawab, 'Aku tidak mengenal kalian!'"  13 Lalu Yesus mengakhiri perumpamaan-Nya itu begini, "Oleh sebab itu berjaga-jagalah, sebab kalian tidak tahu harinya ataupun jamnya."

Ayat Emas : Kelima gadis yang bijaksana membawa pelita bersama-sama dengan minyak persediaan .”( Mat 25:4 )

Gadis Bijaksana

                Malam itu Kelly baru saja pulang dari rumah Anggi. Ketika masuk ke dalam rumah, ibu melihat wajahnya yang berseri-seri. Maka ibu pun merasa heran dan bertanya padanya, “ Apa yang membuatmu girang Kelly ? Maukah kamu berbagi kegembiraan mu dengan ibu ? Kelly langsung menyahut, “ Bagaimana saya tidak senang, bu. Sejak tadi siang saya diajah Anggi ke taman hiburan dan dapat bermain-main sepuasnya. Setelah itu kan kami pulang ke rumahnya dan ternyata di rumahnya ada saudara Anggi yang baru dating dari luar kota. Dia membawakan kami banyak mainan dan kami pun kembali bermain sepuasnya. Yang lebih menyenangkan lagi, saya diberinya boneka cantik ini. Pokoknya hari ini Kelly senang sekali . Kata Kelly sambil menunjukkan boneka yang dimaksudnya dan bergegas ke kamarnya. Tapi, sebelum ia sampai di kamarnya ibu bertanya, lalu, kamu tidak belajar ?” “ Gampang dah bu. Besok lagi masih bisa, sekarang Kelly kan sudah capek. Jawabnya sambil lalu.
                Keesokan harinya, betapa terkejutnya Kelly diberitahu oleh gurunya kalau pagi ini ada ulangan harian. Akhirnya ia tidak dapat mengerjakan soal-soal ulangan tersebut. Kelly sangat menyesal, karena sebenarnya soal-soal itu mudah dikerjakan tapi karena ia tidak belajar akibatnya ia mendapat nilai buruk. Namun penyesalannya tidak berguna lagi, karena tidak dapat mengubah nilainya yang sudah terlanjur buruk. Oleh karena itu, alangkah baiknya bila kita pun berjaga-jaga untuk selalu giat belajar supaya bila setiap kali ada ulangan , kita telah siap. ( Lintang )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar