Rabu, 22 Februari 2012

Shalom Redaksi Edisi Februari 2012

TABIB

Setiap tanggal 11 Feb kita memperingati Hari Orang Sakit Sedunia. Melalui peringatan ini orang- orang sakit sedunia diajak berdoa dan menyatukan derita-sakit mereka dengan penderitaan Tuhan Yesus demi keselamatan manusia (bdk. Kol 1:24). Pada kesempatan ini kita juga mengenang para medis yang merawat orang sakit dan mengupayakan pemulihan kesehatan mereka, baik itu dokter, perawat, bidan, maupun mantri.
Dalam Kitab Suci mereka yang merawat dan mengupayakan kesembuhan orang sakit, disebut dengan tabib atau dokter. Mereka bukanlah dukun-dukun, melainkan tenaga medis pada waktu itu, salah satunya adalah Lukas (Kol 4:14), rekan kerja Paulus yang juga menulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul. Orang sakit membutuhkan bantuan para tabib (bdk. Mat 9:12). Sebab kesehatan mereka itu sangat penting, jauh lebih berharga daripada emas dan kemewahan besar (Sir 30:14-16). Untuk membantu memulihkan kesehatan kita, kadang para tabib memberikan obat. Ini pun sarana yang digunakan Tuhan untuk memberkati kita, “Tuhan menciptakan obat-obatan dari bumi, dan orang yang berakal tidak mengabaikannya. Ia memberi pengetahuan kepada manusia, supaya mereka memuji Dia karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib. Tukang obat mencampur obat-obatan dan dokter memakainya untuk menyembuhkan penyakit dan menghilangkan rasa nyeri. Demikian Tuhan bekerja dengan tak henti-hentinya; Ia memberi kesehatan kepada orang-orang di bumi” (Sir 38: 4.6-8). Kita menyertainya dengan doa (Sir 38:9). Tetapi berdoa saja tidak cukup; tetapi juga: “Panggillah dokter, sebab dia pun ciptaan Tuhan… Ada kalanya kesembuhanmu tergantung dari kecakapan dokter.” (Sir 38:12-13).

Maka bila kita sakit, baiklah kita berdoa kepada Tuhan Yesus, sang Tabib Agung, dan tanpa ragu-ragu kita berobat pula kepada para medis (dokter, mantri, atau perawat). Jadi, jangan takut minum obat yang pahit. Jangan takut seandainya mesti disuntik. Sakit sedikit memang, tapi kesehatan kita segera pulih.
Berkah Dalem!

Rm. Didik Bagiyowinadi Pr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar